Web ini menampung karya Pandita Mpu Jaya Prema yang terserak, sejak bernama Putu Setia. Web ini diluncurkan pukul 00.01 Rabu, 14 Maret 2012. Jika ingin donasi untuk biaya domain sila: Rek BRI 4780-01-000648-50-1 a.n. PUTU SETIA

Arsip Cari Angin

Expand All | Contact All

Statistik Pengunjung


717661

Pengunjung hari ini : 220
Total pengunjung : 188558

Hits hari ini : 549
Total Hits : 717661

Pengunjung Online: 4


Twitter
Beranda

Klik Konten Video di Atas, Ada Video-video Baru

Video cuplikan wejangan Mpu Jaya Prema tentang berbagai masalah. Penting terutama untuk umat Hindu.. Klik konten Video di atas.

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 15 Mei 2018 | Dibaca : 1316 Pengunjung


Belajar dari Malaysia

ADA yang perlu kita pelajari dari Malaysia, terutama dalam hal menyelenggarakan pemilihan umum. Yakni kesederhanaan pelaksanaan pemilu dan begitu cepatnya proses berlangsung. Hari Rabu pemungutan suara dilangsungkan, malamnya hasil pemilu sudah diketahui. Esok dini hari diumumkan siapa yang menang dan Kami

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 14 Mei 2018 | Dibaca : 668 Pengunjung


Karma PhalaBukan Produk Budaya

BANYAK orang yang dengan gampangnya menyebutkan istilah karma. Dan itu pun disebut dengan sebuah kata saja, tanpa ada embel-embel apa pun. Misalnya, ketika seorang pejabat penting tiba-tiba kena operasi tangkap tangan oleh KPK maka orang segera menghujat: karma tak akan bisa dihindari. Atau seseorang melak

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 12 Mei 2018 | Dibaca : 786 Pengunjung


Mahathir

ADA yang saya suka dari pelaksanaan pemilihan umum di Malaysia. Kesederhanaannya. Hari Rabu pemungutan suara, malamnya hasil diketahui. Esok dini hari diumumkan siapa yang menang dan Kamis malam Perdana Menteri terpilih sudah dilantik. Bandingkan dengan yang terjadi di negeri ini. Pemilu yang ribet. Ba

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 12 Mei 2018 | Dibaca : 698 Pengunjung


Mencari Pemimpin Pekerja Keras

SEJUMLAH orang di Bali kini sudah mendaftarkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Meski tidak sebanyak lima tahun lalu, jumlah yang mendaftarkan sekarang masih lebih dari 20 orang. Padahal yang akan dipilih cuma 4 orang saja. Tentu mereka akan bersaing secara ketat. Menarik bahwa merek

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 05 Mei 2018 | Dibaca : 766 Pengunjung


Pura pun Mau Digembok

GARA-GARA ada turis asing masuk ke pura dan duduk di pelinggih sambil foto-foto maka umat Hindu marah. Tokoh-tokoh Hindu pun memberikan reaksinya. Ada yang minta supaya pura jangan dijadikan obyek wisata dan bahkan ada yang mengusulkan agar pura digembok sehingga tak seenaknya orang masuk ke dalamnya. Suat

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 30 April 2018 | Dibaca : 808 Pengunjung


Tari Bali tak Semua Sakral

ADA pementasan tari Bali yang ditayangkan sebuah televisi nasional. Namun penarinya bukan orang yang beragama Hindu. Itu nampak dari busana yang dipakai sang penari. Yakni ada jilbal putih yang dikenakan penari sebelum memakai gelungan dan atribut lainnya. Penari wanita yang berjilbab itu sudah pasti seora

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 28 April 2018 | Dibaca : 875 Pengunjung


Kuda Hitam

Kelemahan Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam memberi arti pada kiasan adalah tidak menelusuri asal-muasal kiasan itu lahir. Misalnya, kambing hitam, dalam kamus diuraikan sebagai “orang atau sesuatu yang dipersalahkan atas suatu kejadian padahal dirinya tidak terbukti bersalah”. Kenapa harus ka

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 28 April 2018 | Dibaca : 1010 Pengunjung


Memaknai Simbol Agama

IKATAN Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI) menyelenggarakan diskusi bertajuk “Pemaknaan dan Etika Penggunaan Simbol-Simbol Agama” di Pura Rawamangun Jakarta, Sabtu 21 April lalu. Yang dibicarakan bukan saja simbol-simbol agama Hindu tetapi juga simbol-simbol agama lain. Karena itu sebagai nara s

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 23 April 2018 | Dibaca : 719 Pengunjung


Sarana Kaum Difabel di Besakih

ADA petisi di media sosial agar kaum difabel mendapatkan pelayanan yang ramah di Pura Besakih. Kaum difabel adalah orang yang mengalami cacat phisik khususnya lumpuh atau karena sesuatu hal tidak bisa berjalan sendiri. Mereka harus menggunakan kursi roda. Petisi ini mengajak siapa saja yang setuju agar Pur

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 21 April 2018 | Dibaca : 893 Pengunjung


Hari Kebaya

IBU kita Kartini, putri sejati, putri Indonesia, harum namanya. Lagu ini pasti meriah dinyanyikan anak-anak Sekolah Dasar, juga murid Taman Kanak-Kanak,  pada hari ini. Putri-putri mungil itu akan repot dengan kebayanya dan tentu lebih repot lagi ibunya yang mendandani. Pelajar putri di sekolah me

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 21 April 2018 | Dibaca : 695 Pengunjung


Tajen itu Himsa Karma

MASALAH tajen atau adu ayam di Bali kembali diperbincangkan. Tak bosan-bosan para elit di Bali bernafsu menghidupkan judi tradisional ini. Karena judi itu sudah menjadi candu di masyarakat dan otak para elit pun kemasukan candu maka berbagai upaya dilakukan untuk menghidupkan kembali tajen. Kali ini lewat

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 16 April 2018 | Dibaca : 822 Pengunjung


Kembali ke Pemerintahan Desa

KELURAHAN sebagai sistem pemerintahan paling rendah di Kabupaten Badung akan dikembalikan seperti dulu, berbentuk desa. Atau di Bali disebut Desa Dinas untuk membedakan dengan Desa Adat. Berita yang tersiar pekan lalu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bali Ketut Lihadnyana menyebutkan us

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 09 April 2018 | Dibaca : 848 Pengunjung


Patutkah Patung Wisnu di Selatan

SAAT saya memberi ceramah di hadapan para polisi di lingkungan Polda Bali akhir bulan lalu, seorang anggota polisi bertanya: “Patutkah patung Dewa Wisnu ada di Bali bagian selatan. Karena orang menyebutkan Pulau Bali adalah suci, tentu kesuciannya harus dijaga dan mendirikan patung dewa itu sesuai de

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 07 April 2018 | Dibaca : 1016 Pengunjung


Dokter Terawan

Ada sejumlah nama yang jadi pembicaraan ramai hari-hari ini. Ada Sukmawati Sukarno Putri dengan puisi tentang ibu Indonesia yang anggun dengan kondenya. Ada Ratna Sarumpaet dengan gaya yang teaterikal bersama mobilnya yang salah parkir lantas diderek. Lalu ada Terawan Agus Putranto, dokter yang dipecat sem

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 07 April 2018 | Dibaca : 920 Pengunjung


Lihat Arsip Posting Lainnya :

 

Kalender Bali

Facebook
Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website mpujayaprema.com, bermanfaat bagi Anda?