Selamat datang di website Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda. Jika ingin donasi untuk biaya domain sila: Rek BRI 4780-01-000648-50-1 a.n. PUTU SETIA

Arsip Cari Angin

Expand All | Contact All

Statistik Pengunjung


605820

Pengunjung hari ini : 406
Total pengunjung : 141998

Hits hari ini : 597
Total Hits : 605820

Pengunjung Online: 2


Twitter
Baca posting

Novanto

Oleh : mpujayaprema | 16 Desember 2017 | Dibaca : 1381 Pengunjung

APAKAH nama Anda betul Setya Novanto? Tanya hakim ketua. Pria yang duduk di kursi itu terus menunduk dan tak bisa menjawab. Ia tuli, kasihan betul.

Pria itu benar Setya Novanto, politisi Partai Golkar yang baru saja melepas jabatannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Hakim bertanya demi hukum bukan karena tak yakin dengan orang yang duduk di depannya. Mari berpikir positif seperti saya. Tak baik membuly orang yang lagi menghadapi masalah pelik.

Novanto sakit dan karenanya harus diperiksa dokter. Namun ketika sejumlah dokter memeriksanya ternyata ia dinyatakan sehat menghadiri sidang. Dakwaan dari jaksa penuntut umum pun dibacakan. Siapa tahu tim dokter bingung menghubungkan penyakit diare dengan ketulian.

Novanto menyebutkan menderita diare dan sampai 20 kali ke toilet. Diare adalah penyakit yang berurusan dengan usus yang membuat penderitanya sering buang air besar, tapi yang keluar lebih banyak cairan. Kalau lebih dari 3 kali ke toilet, demikian menurut brosur kesehatan, penderita diare jadi lemas karena kekurangan cairan dalam tubuhnya yang disebut dehidrasi. Sungguh Novanto luar biasa. Sampai 20 kali ke toilet dia bisa duduk di kursi terdakwa tanpa lunglai. Ternyata Novanto salah hitung, menurut petugas rumah tahanan ia hanya 2 kali ke toilet. Ada 18 kali yang di-mark up.

Dari drama ini orang lantas menuduh Novanto mau mengulur jalannya sidang. Kalau dia berhasil menunda sidang barang sehari saja, maka itu keuntungan besar buat dia. Karena nun di sana, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hakim sedang menyidangkan kasus praperadilan yang diajukannya. Hakim praperadilan sudah menjadwalkan keputusan hari Kamis sementara sidang Novanto di Pengadilan Tipikor baru dimulai Rabu. Ini ibarat balapan antara vonis praperadilan dan pembacaan dakwaan untuk Novanto di dua pengadilan yang berbeda.

Mari tetap berpikir positif. Kenapa jaksa KPK terkesan memaksakan sidang untuk Novanto sebelum hakim praperadilan menjatuhkan vonisnya? Ada ketakutan kalau hakim praperadilan memenangkan Novanto. Kalau itu terjadi artinya Novanto memang sangat sakti. Jaksa KPK harus memaksakan pembacaan dakwaan lebih cepat. Hanya dengan cara itu sidang praperadilan menjadi gugur.

Kalau benar KPK takut dan kalau benar Novanto mengulur sidang maka memang ada dua pemahaman yang masih kontroversi pada keputusan Mahkamah Konstitusi yang menyebutkan bahwa praperadilan gugur kalau terdakwa sudah disidangkan. Di satu pihak berpendapat begitu hakim ketua mengetukkan palu tanda sidang sudah dibuka, praperadilan gugur. Tapi ada pendapat lain, gugur baru terjadi setelah jaksa selesai membacakan surat dakwaan. Alasannya, meski palu sudah diketukkan tetapi sidang ternyata tidak jalan karena sesuatu hal, itu berarti terdakwa belum jelas dituduhkan apa. Kontroversial yang “wajar” dalam hukum di negeri ini.

Mari berandai. Andaikata Novanto berhasil dengan taktiknya menunda sidang, apakah hakim praperadilan memenangkannya? Pertanyaan juga bisa begini: apakah Novanto yakin dirinya akan dimenangkan hakim praperadilan sehingga dia ngotot menunda sidang, sampai harus mengatakan 20 kali ke toilet yang tak masuk akal itu?

Pengandaian itu mubazir karena sidang perdana Novanto bisa dilangsungkan meski terdakwa setengah tuli. Jaksa mulus membacakan surat dakwaan dan hakim praperadilan menggugurkan sidang. Kira-kira keputusan apa yang akan dikeluarkan hakim praperadilan andaikata sidang tidak gugur? Sulit ditebak karena Novanto selain bisa sakti dia juga bisa sakit.

(Koran Tempo 16 Desember 2017)


Oleh : mpujayaprema | 16 Desember 2017 | Dibaca : 1381 Pengunjung


posting Lainnya :

Lihat Arsip posting Lainnya :

 



Kalender Bali

Facebook
Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website mpujayaprema.com, bermanfaat bagi Anda?